Indonesia nafi KRI Nanggala-402 diserang kapal selam asing

0
2

TENTERA Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) hari ini menafikan kapal selam KRI Nanggala-402 diserang kapal selam asing seperti mana yang tersebar di media sosial.

Asisten Perencanaan (Asrena) KSAL, Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, menegaskan kenyataan tersebut adalah berlebihan kerana pihaknya akan memastikan ia tidak akan berlaku.

“Ditembak kapal asing? Itu berlebihan.

“Di saat kejadian KRI Nanggala hilang kontak, saat itu banyak kapal di atas permukaan laut. Jika terjadi serangan, pasti ledakannya didengar kapal-kapal yang ada di atasnya.

“Saat kejadian banyak kapal di atas air, pasti terdengar kalau ada ledakan, pasti kelihatan. Jadi sudah dipastikan tak ada ledakan,” katanya memetik laporan iNews.id ketika sidang media di Jakarta, hari ini.

Ahad lalu, Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengumumkan semua kru kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang daripada kontak disahkan terkorban.

“Seramai 53 personnel yang onboard KRI Nanggala-402 telah gugur, berdasarkan bukti-bukti ‘authentic’ itu, dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala 402 telah tenggelam,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan visual dari ‘Remotely Operated Underwater Vehicle’ yang digunakan dalam pencarian kapal itu, telah terakam keadaan kapal berkenaan yang telah ‘terbelah menjadi tiga bahagian’ di kedalaman 838 meter di dasar laut di perairan Bali.

KRI Nanggala 402 dilaporkan terputus hubungan pada jam 4.25 pagi Rabu lepas ketika dalam misi latihan penembakan torpedo, yang turut disertai 21 kapal TNI yang lain bersama lima pesawat tempur serta satu lagi kapal selam yang lain. – Malaysiapost

Artikel berkaitan:
https://malaysiapost.com.my/2021/04/25/53-anak-kapal-kri-nanggala-402-terkorban-panglima-tni/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here